Contact Us
Kenzi Nun Rumi Mahmada, Warga Gading Icon City Apartment yang Bersinar di Dunia Keamanan Siber
Home » Berita  »  Kenzi Nun Rumi Mahmada, Warga Gading Icon City Apartment yang Bersinar di Dunia Keamanan Siber
Kenzi Nun Rumi Mahmada, Warga Gading Icon City Apartment yang Bersinar di Dunia Keamanan Siber

Jakarta— Talenta muda Indonesia di bidang keamanan siber terus menunjukkan perkembangan yang membanggakan. Salah satunya adalah Kenzi Nun rumi Mahmada, pelajar asal Kuningan, Jawa Barat, sekaligus salah satu warga Gading Icon City Apartment, yang berhasil menorehkan prestasi di ajang kompetisi siber internasional dan kembali menguji kemampuannya di tingkat nasional.

Sebelumnya, Kenzi berhasil meraih medali perunggu dalam International Cyber Olympiad in AI (ICOA) di Australia pada 2026. Prestasi tersebut diraih saat Kenzi masih duduk di bangku SMP dan harus bersaing dengan peserta yang mayoritas merupakan pelajar tingkat SMA.

Berbekal pengalaman tersebut, Kenzi kembali mengasah kemampuan melalui Compfest 18, ajang teknologi informasi tahunan yang diselenggarakan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Salah satu cabang yang diikutinya adalah Capture the Flag (CTF), kompetisi yang menantang peserta untuk memecahkan berbagai persoalan keamanan siber guna mengumpulkan poin.

Menariknya, Kenzi harus berhadapan dengan peserta yang mayoritas merupakan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Kondisi tersebut sempat membuatnya merasa kurang percaya diri, namun Kenzi memilih untuk tetap berkompetisi dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

“Awalnya sebenarnya insecure, tapi I'll try my best to compete with them. Jadi biar nggak minder juga dan ngeluarin semua skill kemampuan yang saya punya,” ujar Kenzi.

Kemampuan Kenzi pun mendapat perhatian dari panitia Confess 18. Di tengah persaingan yang didominasi mahasiswa, Kenzi berhasil melaju hingga babak final dan menjadi finalis termuda dalam kompetisi tersebut.

Salah satu panitia menilai pencapaian Kenzi merupakan hal yang membanggakan, mengingat Capture the Flag merupakan salah satu bidang kompetisi yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.

“Untuk seorang anak SMK bisa lolos hingga ke final dan bertarung dengan teman-teman mahasiswa, menurut saya itu sudah sangat keren,” ungkapnya.

Perjalanan Kenzi dalam mengembangkan kemampuan di bidang keamanan siber juga tidak terlepas dari dukungan keluarga. Sang kakak mengungkapkan bahwa ketertarikan Kenzi terhadap komputer sudah terlihat sejak awal. Sebelum menekuni keamanan siber, Kenzi sempat mempelajari berbagai bidang seperti desain grafis, video editing, hingga motion graphic.

Melihat minat tersebut, sang kakak kemudian menyarankan Kenzi untuk mencoba mendalami dunia cyber security. Meski baru menekuni bidang tersebut kurang lebih selama satu tahun, perkembangan kemampuan dan prestasi Kenzi dinilai sangat pesat.

Sebagai warga Gading Icon City Apartment, prestasi Kenzi menjadi kebanggaan tersendiri dan inspirasi bagi lingkungan sekitar. Perjalanannya menunjukkan bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk berkembang di bidang teknologi, khususnya keamanan siber.

Di tengah meningkatnya kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang mampu menjaga keamanan ekosistem digital, talenta muda seperti Kenzi diharapkan dapat terus mengembangkan kemampuan dan membawa prestasi Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.

Editor: Tim Redaksi PPPSRS GICA

Foto: Dokumentasi PPPSRS GICA

Publish: 14 Oktober 2026