— oleh Eva Simanjuntak**
Ayat Hari Ini:
Setiap pagi ketika saya membuka jendela kecil unit kami di Gading Icon, saya selalu mengingat satu hal: Tuhan bisa bekerja dari tempat yang paling sederhana.
Saya, Eva Simanjuntak, bukanlah ibu yang sempurna. I am a messy MOM.
Saya hanya seorang ibu tunggal yang belajar berjalan, jatuh, lalu bangkit lagi dengan pertolongan Tuhan. Hidup kami dulu penuh keterbatasan—ruangan kecil, ekonomi pas-pasan, dan masa depan yang tampak kedap-kedip seperti lampu lalu lintas: KUNING seakan memberikan peringatan untuk HATI-HATI.
Namun Tuhan mulai bekerja melalui sesuatu yang tidak saya duga: lapangan bola basket Gading Icon yang ukurannya bukanlah ukuran standar bola basket menjadi awal segalanya. Dari suara pantulan yang mengisi lorong apartemen, Tuhan sedang mempersiapkan sesuatu yang besar, sesuatu yang jauh di luar bayangan saya. Tuhan bisa memakai apa saja - bahkan lapangan basket - untuk menyalakan sebuah panggilan.
Saya belajar bahwa Tuhan tidak membutuhkan fasilitas besar untuk membuat rencana-Nya terjadi.
Ia hanya membutuhkan hati yang percaya dan mau taat.
Ada malam-malam ketika saya berkata kepada Tuhan:
“Tuhan, aku tidak kuat…”
Dan Roh-Nya menjawab lembut:
“Tetaplah berjalan. Aku yang menopangmu.”
Dari situ saya mengerti bahwa setiap langkah kecil yang saya ambil bersama Derrick—ke lapangan, latihan, ke sekolah, ke kompetisi—adalah bagian dari perjalanan iman yang Tuhan tetapkan.
Saat Derrick mulai dikenal sebagai atlet basket, bukan rasa bangga pertama yang saya rasakan, tetapi rasa syukur. Syukur karena Tuhan menunjukkan bahwa rencana-Nya tidak bisa dibatasi oleh ukuran apartemen kami, situasi ekonomi kami, atau status saya sebagai seorang ibu tunggal.
Hari ini, saya mau mengajak siapa pun yang membaca ini:
✨ Jika hidup terasa sempit, ingatlah Tuhan pernah bekerja dari unit kecil di Gading Icon.
✨ Jika kamu merasa terbatas, ingatlah bahwa Tuhan tidak terbatas.
✨ Jika kamu merasa sendirian, ketahuilah bahwa Tuhan menyertai, bahkan di malam-malam paling sunyi.
✨ Jika kamu punya mimpi yang tampak mustahil, serahkan kepada Tuhan dan lihat Dia membuka jalan.
Salam jabat hati dari saya yang mungkin saat Anda membaca ini saya sedang berada di Bangkok, Thailand untuk menjadi supporter atau bolehlah disebut Number One Fans DMX. Doakan TIMNAS Basket Indonesia menang di Sea Games tahun ini. Selamat Natal & Tahun Baru.








